Semesta Kata Ku 1 : Riwayat Se-per-empat Abad

Hai hai hai, selamat datang di blog aku, Prima Yunia Sari.
Assalamualaikum wwarahmatullahi wabarokaatuh.

sebenarnya, hari ini aku ga ada rencana buat nulis atau bikin blog, ya karena aku udah punya blog sebelumnya. tp bukan blogspot. Karena hari ini pulang kuliahnya cepat, maka jeng jeng jeng ... sempatlah aku liat video nikahan si "Anak  Gembala" a.ka Tasya Kamila. Kalian tau dong. Secara itu lagu kesukaan anak zaman 90-an. Ya baper lah. Nah, pas lagi scroling beranda Fb, ada berita lagi kalo Youtube Influencer (betul ga sih), namanya Gita Savitri Devi juga melepas masa lajang. Karena aku sempat nonton vlognya dulu, jadi hari ini aku kepoin lagi. berawal dari sinilah, ingatanku kembali karena aku juga pernah bikin blog dulu ( 8 tahun yang lalu), tapi karena udah lama ga di cek, kayaknya di hapus sama perusahaannya. Tanpa ada pemberitahuan. Atau aku yang lupa website nya? 

Jadi, karena beberapa hal tersebut tertarik lagi aku bikin blog. kenapa judulnya "Riwayat Seper-empat Abad?" Ya, karena aku mulai menulis blog lagi di usia yang sudah se-per-empat abad. Telat ga? Tapi aku berkata buat diri sendiri, buat ilmu tidak ada kata terlambat. Dari vlog Gita juga dapat beberapa nasehat untuk diri sendiri. Menurutnya, lakukan dulu apa yang jadi kesukaan lo, jangan pikirkan nanti apakah ada yang baca. Intinya sih, aku mulai menulis lagi, untuk memperkaya kosata, belajar berpendapat, belajar melatih daya ingat dan kenali sejauh mana kemampuan diri ini. karena tanpa ilmu, aku merasa aku bukan apa-apa.

Hal berikutnya yang menjadi motivasi menulis adalah karena adanya dorongan dari seorang sahabatku. Sebenarnya kalo di bilang sahabat juga bukan. Karena kita dulu dekatnya saat sama-sama dapat Dosen Pembimbing untuk tugas akhir, Skripsi. Berawal dari sanalah, kita menjadi dekat. Sampai saat ini, dia sudah menerbitkan satu novel, dan bersemangat sekali mendukung aku. Terima kasih Winda~~~~
Kemudian, beberapa dosen, guru di tempat ku mengajar juga menanyakan terkait dengan menulis. Karena latarbelakang pendidikanku yang mengambil jurusan Bahasa Indonesia, mau ga mau kamu sebagai manusia harus bisa menulis. Menulis dalam artian apa? Menulis sesuatu yang bisa jadi pembelajaran bagi orang lain. Agar, ketika tua nanti ada yang akan dikenang. Menulis membuat manusia tidak akan pikun. Teoriku begitu. 

mungkin, segini dulu ceritaku tentang awal "Semesta Kata Ku". Sampai jumpa di cerita berikutnya.


Komentar

Postingan populer dari blog ini